Friday, March 13, 2009

"Go Green" Bisa Dimulai dari Hal-hal Kecil

Perubahan cuaca yang drastis dan tak menentu yang dipicu oleh adanya
pemanasan global semakin dirasakan tahun-tahun belakangan ini.
Rusaknya lapisan ozon telah menyebabkan meningkatnya suhu panas dari
sinar matahari hingga melelehkan lapisan dari gunung-gunung es, dan
mengakibatkan cuaca buruk terjadi dimana-mana.



Masyarakat dunia lalu berlomba meneriakkan kampanye "Go Green".
Mengajak semua umat manusia untuk peduli akan nasib bumi tercinta ini.
Namun apa yang dapat kita lakukan untuk menyelamatkan permasalahan
bumi yang sudah begitu parah ini?

Tenang. Anda bisa berpartisipasi dalam lingkup yang paling kecil dulu.
Salah satunya, ya di tempat kerja. Mulailah dari diri sendiri. Dari
kubikel (meja kerja) Anda sendiri. Simak saja hal-hal yang dapat Anda
lakukan untuk mendukung menyelamatkan planet bumi ini!

Hemat Kertas
Dalam urusan kerja, penggunaan kertas tampaknya tak dapat dipisahkan
dari kebutuhan sehari-hari. Misalnya untuk membuat laporan kepada
atasan, mempersiapkan materi pertemuan dan rapat mingguan di kantor.
Salah satu upaya yang bisa Anda lakukan secara individual adalah
memiliki terlebih dahulu kesadaran untuk berhemat menggunakan kertas.
Bila tidak perlu mencetaknya di atas kertas, lebih baik tidak usah.
Gunakan saja kertas bekas yang sudah tak terpakai lagi untuk Anda gunakan.

Usahakan agar Anda mempersiapkan terlebih dahulu materi presentasi
yang Anda perlukan sebagai draft agar tak perlu mengulang kesalahan
yang mengakibatkan terbuangnya kertas secara percuma. Pilah dulu
pekerjaan apa saja yang memerlukan kertas dan yang tidak.

Bawa dan Gunakan Alat Makan Sendiri
Bila di kantor tersedia gelas-gelas plastik, piring plastik, atau
sendok-sendok plastik untuk digunakan sebagai peralatan makan-minum
saat makan siang, mulailah untuk tidak menggunakannya lagi. Hilangkan
kebiasaan menggunakan barang-barang plastik sekali pakai tadi.

Mulai saat ini, bawalah tempat makan, gelas atau mug, dan sendok-garpu
sendiri dari rumah. Gunakan peralatan makan yang dapat dicuci dan
digunakan kembali. Cara ini sudah membuat Anda membantu menyelamatkan
bumi dari kerusakan, dengan tidak lagi menggunakan peralatan berbahan
plastik.

Hemat Penggunaan Air
Apakah Anda termasuk tipe orang yang cuek akan penggunaan air? Nah,
kini saatnya mengubah kebiasaan buruk ini. Mungkin masih banyak di
antara rekan sekantor Anda yang tak ambil pusing ketika menggunakan
kran air di pantry kantor atau toilet. Coba perhatikan, mungkin Anda
pernah menemukan kran air tak tertutup rapat, sehingga air masih
menetes terus menerus.

Demikian juga halnya di toilet. Ketika selesai menggunakan toilet,
cukup mengguyur toilet sekali saja. Gunakan tombol flush kecil jika
Anda buang air kecil, dan tombol besar untuk buang air besar. Tutup
keran dengan rapat, sehingga tak ada air yang terbuang sia-sia lagi.
Bersikaplah peduli ketika menggunakan toilet sehingga kran tak lekas
rusak. Bila Anda menemui kran air yang memang telah rusak, di mana
nantinya hanya akan membuang-buang air, segeralah beritahu manajemen
gedung tempat Anda bekerja agar segera diperbaiki.

Saving Your Computer Energy
Anjuran pemerintah melalui iklan layanan masyarakat untuk mematikan
lampu jika tak digunakan, sepertinya ada yang terlewat. Yakni
mematikan komputer atau alat elektronik lainnya bila tak digunakan.
Untuk komputer, setting-lah ke status "sleep" agar dapat menghemat
penggunaan listrik komputer ataupun laptop hingga 70 persen. Jangan
lupa, jika sedang tak diperlukan, sebaiknya tak perlu menggunakan
screen saver di layar komputer Anda, karena screen saver justru
menyebabkan pemborosan energi.

Jika hendak meninggalkan kantor untuk makan siang, sebuah pertemuan,
atau rapat yang memerlukan waktu lama di luar kantor, ada baiknya
matikan saja komputer Anda.

Cintai Tanaman
Tanaman memiliki kemampuan untuk menyerap polusi udara dan membantu
menghasilkan oksigen yang segar yang diperlukan oleh kehidupan di
dunia ini.. Oleh karenanya, paling tidak milikilah satu pot kecil
tanaman yang bisa Anda taruh di dalam kubikel Anda sedari sekarang.
Walaupun Anda bekerja di dalam ruangan ber-AC, polusi tetap terjadi.
Tanaman kecil di sudut meja dapat menyerap polusi jahat yang
bertebaran di sekitar lingkungan tempat bekerja.

Jadilah Pionir Go Green
Setelah Anda berhasil melakukan beberapa tindakan kecil yang
bermanfaat besar dalam berpartisipasi mencegah perluasan pemanasan
global, jadilah inspirator di lingkungan kerja Anda.. Beri
masukan-masukan kepada divisi yang mengatur pembelian alat-alat
keperluan kerja agar mereka
mulai menggunakan alat-alat penunjang kerja yang ramah lingkungan dan
dapat didaur ulang.

Bila seluruh isi kantor Anda termotivasi melakukan aksi go green yang
sama dengan Anda, dapat dibayangkan, bukan, sedikit dari masyarakat
dunia yang diwakili oleh semangat Anda sudah turut serta menyelamatkan
planet bumi dari kehancuran akibat pemanasan global. Ambil langkah dan
tunjukkan sikap peduli kepada lingkungan mulai dari sekarang, dan
jangan tunggu lagi!

Read More......

Kenapa Indonesia Tidak Menjadi Negara Maju...???

Anda tahu kenapa Indonesia tidak menjadi negara maju? Karena rakyat Indonesia sejak dini sudah didoktrin dengan lagu2 yang tidak bermutu & mengandung banyak kesalahan, mengajarkan kerancuan, dan menurunkan motivasi. Mari kita buktikan :



Lagu pertama:
"Balonku ada 5... rupa-rupa warnanya.... merah, kuning, kelabu.. merah muda dan biru ....
meletus balon hijau , dorrrr!!!"
Perhatikan warna-warna kelima balon tsb, kenapa tiba2 muncul warna hijau?
Jadi jumlah balon sebenarnya ada 6, bukan 5 ! -:) Satunya lagi kemana?????

Lagu kedua:

"Aku seorang kapiten... mempunyai pedang panjang...

kalo berjalan prok..prok.. prok... aku seorang kapiten!"

Perhatikan di bait pertama dia cerita tentang pedangnya, tapi di bait
kedua dia cerita tentang sepatunya (inkonsistensi) Harusnya dia tetap konsisten, misal jika ingin cerita tentang sepatunya seharusnya dia bernyanyi : "mempunyai sepatu baja (bukan pedang panjang).. kalo berjalan prok...prok. . prok.." nah, itu baru klop!
jika ingin cerita tentang pedangnya, harusnya dia bernyanyi :
"mempunyai pedang panjang.... kalo berjalan ndul..gondal. .gandul.. atau srek.. srek.. srek.." itu baru sesuai dgn kondisi pedang panjangnya!



Iya ora Gun my friend?????

Lagu ketiga:

"Bangun tidur ku terus mandi.. tidak lupa menggosok gigi.. habis mandi ku tolong ibu.. membersihkan tempat tidurku.." Perhatikan setelah habis mandi langsung membersihkan tempat tidur..
Lagu ini membuat anak-anak tidak bisa terprogram secara baik dalam menyelesaikan tugasnya dan selalu terburu-buru. Sehabis mandi seharusnya si anak pakai baju dulu dan tidak langsung membersihkan tempat tidur dalam kondisi basah dan telanjang!

Lagu keempat:

"Naik-naik ke puncak gunung.. tinggi.. tinggi sekali..kiri kanan kulihat saja.. banyak pohon
cemara..2X"

Lagu ini dapat membuat anak kecil kehilangan konsentrasi, semangat dan motivasi! Pada awal lagu terkesan semangat akan mendaki gunung yang tinggi tetapi kemudian ternyata setelah melihat jalanan yg tajam mendaki lalu jadi bingung dan gak tau mau berbuat apa, bisanya cuma noleh ke kiri ke kanan aja, gak maju2!

Lagu kelima:

"Naik kereta api tut..tut..tut. . siapa hendak turut ke Bandung ... Sby.. bolehlah naik dengan naik percuma..ayo kawanku lekas naik.. keretaku tak berhenti lama"
Nah, yg begini ini yg parah! mengajarkan anak-anak kalo sudah
dewasa maunya gratis melulu.
Pantesan PJKA rugi terus! terutama jalur Jakarta-Yogyakarta dan Jakarta-Surabaya!


Lagu keenam:
"Di pucuk pohon cempaka.. burung kutilang berbunyi.. bersiul2 sepanjang hari dg tak
jemu2..mengangguk2 sambil bernyanyi tri li li..li..li.. li..li.."
Ini juga menyesatkan dan tidak mengajarkan kepada anak2 akan realita yg
sebenarnya. Burung kutilang itu kalo nyanyi bunyinya cuit..cuit.. cuit !
kalo tri li li li li itu bunyi kalo yang nyanyi orang (catatan: acara lagu anak2 dgn presenter agnes monica waktu dia masih kecil adalah tra la la tri li li!), bukan burung!

Lagu ketujuh

"Pok ami-ami.. belalang kupu2... siang makan nasi, kalo malam minum susu.."
Ini jelas lagu dewasa dan tidak konsumsi anak2!
Karena yg disebutkan di atas itu adalah kegiatan orang dewasa, bukan anak kecil.
Kalo anak kecil, karena belom boleh maem nasi, jadi gak pagi gak malem ya minum susu!

Lagu kedelapan

"Nina bobo nina bobo oh nina bobo... kalau tidak bobo digigit nyamuk"
Menurut psikolog: jadi sekian tahun anak2 indonesia diajak tidur dgn lagu yg penuh nada mengancam. Dan justru waktu tidur kita sering digigit nyamuk

Lagu kesembilan:

"Bintang kecil dilangit yg biru..."

Ini menunjuk pada sesuatu yang tidak pada kenyataan dan membingungkan
Bintang khan adanya malem, lah kalo malem kok warna langitnya biru?

Lagu Kesepuluh:

"Ibu kita Kartini...Harum namanya"

Mana yang benar... tidak pernah memperoleh penjelasan Ibu kita itu namanya Kartini atau Harum?

Lagu kesebelas:

"Pada hari minggu kuturut ayah ke kota ....naik delman istimewa kududuk di muka"

Apakah memang anak harus duduk di depan? seperti kita lihat mereka yang menggunakan sepeda motor sekarang ini.... anak selalu di depan


Lagu keduabelas

"Cangkul-cangkul, cangkul yang dalam, menanam jagung dikebun kita..."
kalo mau nanam jagung, ngapain nyangkul dalam-dalam? emang mo bikin sumur?

mungkin yang inilah yang membuat kita-kita ini semua sekarang menjadi orang yang tidak bisa berpikir jernih



Lagu ketigabelas

Potong bebek angsa…masak di kuali…

Nenek minta dansa …dansa empat kali

Coba…itu nenek umurnya berapa??? Kuat buangaatttt yaaa…


Read More......

Wednesday, March 4, 2009

Indahnya Bahasa Indonesia

INDONESIA : Kementerian Hukum dan HAM
MALAYSIA : Kementerian Tuduh Menuduh

INDONESIA : Kementerian Agama
MALAYSIA : Kementerian Tak Berdosa (oh please...)

INDONESIA : Angkatan Darat
MALAYSIA : Laskar Hentak-Hentak Bumi


INDONESIA : Angkatan Udara
MALAYSIA : Laskar Angin-Angin

INDONESIA : Pasukan bubar jalan !!!
MALAYSIA : Pasukan cerai berai !!!

INDONESIA : Merayap
MALAYSIA : Bersetubuh dengan bumi

INDONESIA: rumah sakit bersalin
MALAYSIA: hospital korban lelaki (bener jg sih...)

INDONESIA : telepon selular
MALAYSIA: talipon bimbit

INDONESIA : Pasukan terjung payung
MALAYSIA : Aska begayut

INDONESIA : belok kiri, belok kanan
MALAYSIA : pusing kiri, pusing kanan

INDONESIA : Departemen Pertanian
MALAYSIA : Departemen Cucuk Tanam

INDONESIA : 6.30 = jam setengah tujuh
MALAYSIA : 6.30 = jam enam setengah

INDONESIA : gratis ngobrol 30menit
MALAYSIA : percuma berbual 30minit

INDONESIA: tidak bisa
MALAYSIA: tak boleh

INDONESIA: WC
MALAYSIA: tandas

INDONESIA: Satpam
MALAYSIA: Penunggu Maling

INDONESIA: Aduk
MALAYSIA : Kacau

INDONESIA: Di aduk hingga merata
MALAYSIA : kacaukan tuk datar

INDONESIA : 7 putaran
MALAYSIA : 7 pusingan

INDONESIA : Imut-imut
MALAYSIA : Comel benar

INDONESIA : pejabat negara
MALAYSIA : kaki tangan negara

INDONESIA :bertengkar
MALAYSIA : bertumbuk

INDONESIA : pemerkosaan
MALAYSIA : perogolan

INDONESIA : Pencopet
MALAYSIA : Penyeluk Saku

INDONESIA : joystick
MALAYSIA : batang senang

INDONESIA : Tidur siang
MALAYSIA: Petang telentang

INDONESIA : ONANI
MALAYSIA : Tarik - Dorong Kelamin

INDONESIA : Air Hangat
MALAYSIA : Air Suam

INDONESIA : Terasi
MALAYSIA : Belacan

INDONESIA : Pengacara
MALAYSIA : Penguam

INDONESIA : Sepatu
MALAYSIA : Kasut

INDONESIA : Ban
MALAYSIA : Tayar (diambil dari cara baca tulisan Tyre dalam english)

INDONESIA : remote
MALAYSIA : kawalan jauh

INDONESIA : kulkas
MALAYSIA : peti sejuk

INDONESIA : chatting
MALAYSIA : bilik berbual

INDONESIA : rusak
MALAYSIA : tak sihat

INDONESIA : keliling kota
MALAYSIA : pusing pusing ke bandar

INDONESIA : Tank
MALAYSIA : Kereta kebal

INDONESIA : Kedatangan
MALAYSIA : ketibaan

INDONESIA : bersenang-senang
MALAYSIA : berseronok

INDONESIA : bioskop
MALAYSIA : panggung wayang

INDONESIA : rumah sakit jiwa
MALAYSIA : gubuk gila

INDONESIA : dokter ahli jiwa
MALAYSIA : Dokter gila

INDONESIA : narkoba
MALAYSIA : dadah

INDONESIA : pintu darurat
MALAYSIA : Pintu kecemasan

INDONESIA : hantu Pocong
MALAYSIA : hantu Bungkus
Read More......

Saturday, February 7, 2009

Kekuatan Pikiran Bawah Sadar

“Pemborosan yang paling besar adalah di tanah pekuburan, karena mati
sebelum dapat mengoptimalkan seluruh potensi.”
– Andrew Ho –


Manusia memiliki kekuatan yang luar biasa untuk menciptakan
mahakarya. Kekuatan terbesar dalam diri manusia itu terdapat pada
pikiran. Tetapi kita jarang membuktikan kekuatan pikiran tersebut,
sebab kita sering terjebak dalam zona nyaman atau kebiasaan tertentu.
Sehingga selamanya tidak dapat mencari kemungkinan yang lebih baik
atau perubahan nasib yang berarti.

Oleh karena itu milikilah target yang lebih tinggi untuk merangsang
kekuatan dalam pikiran tersebut. Sebab target atau sasaran baru yang
dipikirkan itu akan menggerakkan diri kita untuk melaksanakan
tindakan. Apalagi jika diyakini target tersebut bakal tercapai, maka
diri kita akan lebih siap menghadapi tantangan yang ada.

Setelah tindakan-tindakan baru yang lebih konstruktif dikerjakan
hingga berulang-ulang, maka tanpa disadari kita sudah banyak
melakukan hal-hal penting hinga kita tiba di zona baru, dimana kita
berhasil mencapai target yang didambakan. Itulah mengapa dikatakan
bahwa manusia mempunyai potensi yang sangat besar dalam pikiran bawah
sadar. Kekuatan pikiran bawah sadar itu dapat dibangkitkan melalui 2
cara, yaitu: autosuggestion dan visualization.

Autosuggestion

Keinginan-keinginan kita merupakan informasi penting untuk pikiran
bawah sadar. Sebab keinginan yang terekam kuat dalam pikiran bawah
sadar sangat besar dapat menjadi daya dorong yang akan menggerakkan
diri kita untuk berbuat sesuatu yang luar biasa. Keinginan yang
sangat besar dan terekam dalam pikiran bawah sadar itulah yang
dinamakan autosuggestion.

Autosuggestion seharusnya dilakukan dengan penuh rasa percaya,
melibatkan emosi dalam diri, dilakukan penuh konsentrasi terhadap
obyek yang positif, dan berulang-ulang. Selanjutnya, pikiran bawah
sadar inilah yang akan mendikte gerak-gerik tubuh kita. Kekuatan yang
ditimbulkan oleh pikiran bawah sadar itu sangat dahsyat entah
digunakan untuk melakukan perbuatan buruk atau baik. Kadangkala niat
untuk melakukan sesuatu secara otomatis muncul dari pikiran bawah
sadar.

Autosuggestion akan mengetuk kesadaran (heartknock). Karena dilakukan
berulang-ulang dan rutin, suatu ketika kata-kata tersebut akan
menembus pikiran bawah sadar. Lalu pikiran bawah sadar itupun memompa
semangat. Energi itu dapat dimanfaatkan untuk mewujudkan impian hidup
kita.

Mungkin kegiatan autosuggestion ini akan dianggap aneh oleh orang
lain. Tetapi itulah salah satu cara untuk mengubah diri dari dalam.
Biasakan mendengar pola pikir positif dan melakukan kebiasaan-
kebiasaan yang konstruktif. Jadi jangan ragu untuk melakukan budaya-
budaya yang potensial, menumbuhkan optimisme dan kreatifitas.

Ada 6 (P) petunjuk dalam melakukan autosuggestion, yaitu;
- Positive : pada saat melakukan autosuggestion, pikirkan hal-hal
yang positif saja.
- Powerful : lakukan dengan penuh keyakinan sebab dapat memberikan
kekuatan untuk berbuat sesuatu yang luar biasa.
- Precise : keinginan yang hendak dicapai harus sudah dapat
dideskripsikan, karena pikiran bawah sadar hanya bisa menyusun
berdasarkan kategori.
- Present Tense: dalam bentuk keinginan saat ini, bukan keinginan di
masa lalu atau akan datang.
- Personal : lakukan perubahan positif terhadap diri sendiri terlebih
dahulu.

Visualization

Bila kita menginginkan sesuatu maka pikiran bawah sadar akan
menggambarkan apa yang didambakan itu. Dengan cara memvisualisasikan
impian terlebih dahulu, terciptalah banyak sekali karya-karya
spektakuler di dunia ini. Marcus Aurelius Antonius, seorang kaisar
Romawi jaman dahulu mengatakan, “A man’s life is what his thought
make of it - Kehidupan manusia ialah bagaimana mereka memikirkannya.”

Sesuatu yang selalu divisualisasikan manusia akan mudah terekam dalam
pikiran bawah sadar. Lalu muncul kekuatan pikiran tersebut, yang
berperan sebagai penghubung antara jiwa dengan tubuh. Sehingga
tubuhpun bereaksi dengan mengerahkan seluruh potensi yang sebelumnya
tidak pernah digunakan, dalam bentuk kreatifitas atau tindakan.
Memvisualisasikan impian memungkinkan seluruh impian tercapai oleh
pikiran bawah sadar.

Tuhan Yang Maha Esa menganugerahkan potensi yang sama besar kepada
manusia. Tidak ada ruginya membayangkan betapa berpotensinya diri
kita untuk mencapai impian-impian. Berikut ini beberapa langkah dalam
memvisualisasikan impian, yaitu:

1. Mendefinisikan impian
Mendefinisikan impian artinya memberikan batasan atau standar akan
impian yang hendak dicapai. Kemudian, gambarkanlah semua impian
seolah-olah Anda sudah sepatutnya meraih impian tersebut. Meskipun
tindakan ini terkesan sederhana, tetapi dari gambaran impian itulah
kita akan mencoba berbuat sesuatu untuk melakukan perubahan dan
akhirnya dapat meraih cita-cita.

2. Menentukan target waktu
Dambakan impian itu terwujud sesuai target yang telah ditentukan,
sebab impian tanpa target waktu hanya akan menjadi mimpi sesaat.
Impian dengan target waktu akan menggerakkan kesadaran untuk tidak
segan-segan melakukan perubahan. Maka mulailah dari sekarang, Be the
best, do the best, and then let God take care the rest – Jadilah yang
terbaik, lakukan yang terbaik, biarlah Tuhan yang menentukan. Potensi
yang kita miliki kelihatannya sangat sayang jika tidak dioptimalkan.

3. Melakukan berulang-ulang
Melakukan ulangan artinya mengkondisikan diri kita untuk lebih sering
ingat akan impian kita. Jika sering ingat, maka perlahan-lahan impian
itu akan tertanam di alam pikiran bawah sadar. Bila pesan sudah
diterima oleh SCM (sub-conscience mind), maka dia akan menggerakkan
diri kita untuk menciptakan keputusan atau menjadikan kita lebih
kreatif.

Jika impian lebih sering diimajinasikan ternyata dapat
melipatgandakan kekuatan dari pikiran bawah sadar. Imajinasi yang
diulang-ulang ini akan secara tidak langsung merangsang ilusi akan
kenyataan yang luar biasa tentang potensi kita sebagai umat manusia.
Sehingga diri kita akan berusaha keras mencapai impian yang
divisualisasikan. Begitulah seterusnya kekuatan pikiran bawah sadar
bekerja dan dibangkitkan, hingga perubahan besar terjadi dalam diri
kita pada suatu waktu.*

Sumber: Kekuatan Pikiran Bawah Sadar oleh Andrew Ho
Read More......

Kedamaian Hati adalah Kedamaian Sejati

Seorang Raja mengadakan sayembara dan akan memberi hadiah yang melimpah kepada siapa saja yang bisa melukis tentang kedamaian. Ada banyak seniman dan pelukis berusaha keras untuk memenangkan lomba
tersebut. Sang Raja berkeliling melihat-lihat hasil karya mereka. Hanya ada dua buah lukisan yang benar-benar paling disukainya. Tapi, sang Raja harus memilih satu diantara keduanya.


Lukisan pertama menggambarkan sebuah telaga yang tenang. Permukaan telaga yang itu bagaikan cermin sempurna yang mematulkan kedamaian gunung-gunung yang tenang menjulang mengitarinya.
Di atasnya terpampang langit biru dengan awan putih berarak-arak. Semua yang memandang lukisan ini akan berpendapat, inilah lukisan terbaik mengenai kedamaian.

Lukisan kedua menggambarkan pegunungan juga. Namun tampak kasar dan gundul. Di atasnya terlukis langit yang gelap dan merah menandakan turunnya hujan badai, sedangkan tampak kilat menyambar-nyambar liar. Disisi gunung ada air terjun deras yang berbuih-buih, sama sekali tidak menampakkan ketenangan dan kedamaian. Tapi, sang raja melihat sesuatu yang menarik, di balik air terjun itu tumbuh semak-semak kecil diatas sela-sela batu. Didalam semak-semak itu seekor induk burung pipit meletakkan sarangnya. Jadi, ditengah-tengah riuh rendahnya air terjun, seekor induk Pipit sedang mengerami telurnya dengan damai. Benar-benar damai.

Lukisan manakah yang memenangkan lomba?
Sang Raja memilih lukisan nomor dua.
Tahukah Anda mengapa? karena jawab sang Raja, “Kedamaian bukan berarti Anda harus berada di tempat yang tanpa keributan, kesulitan atau pekerjaan yang keras dan sibuk. Kedamaian adalah hati yang tenang dan damai, meski Anda berada di tengah-tengah keributan luar biasa.”

“Kedamaian hati adalah kedamaian sejati.”
Read More......

Apakah Anda Berpotensi menjadi Pemimpin?

Mari sejenak kita merenung sambil mencoba menjawab lima buah pertanyaan yang diajukan oleh Donald A. Laird, seorang psikolog, berikut ini;


1. Apakah Anda mampu menegur tanpa menimbulkan kemarahan?
2. Apakah Anda mampu menolak tanpa mengecilkan arti?
3. Apakah Anda mampu tertawa bersama bila kelucuan itu menyangkut
diri Anda sendiri?
4. Apakah Anda mampu memelihara semangat jika menghadapi suatu
kegagalan?
5. Apakah Anda mampu tenang jika harus menghadapi situasi darurat?

Pertanyaan di atas merupakan cara pengukuran yang sederhana untuk menilai apakah seseorang berpotensi untuk menjadi pemimpin. Apabila jawaban anda adalah “mampu” untuk semua pertanyaan di atas, maka anda mempunyai potensi untuk menjadi seorang pemimpin. Selamat!
Read More......

Perang Semakin Canggih Aja Ya....!

Artikel ini ditulis bukan karena saya mendadak ingin menjadi analis perang, namun semata-mata karena prihatin dengan perang antara Israel dan Palestina di Jalur Gaza. Walaupun terlihat hanya dua negara yang sedang berperang, namun saya yakin ada beberapa negara ikut berperang di belakang dua negara ini. Ini menandakan konsep perang sudah semakin canggih, tidak perlu memunculkan muka maka suatu negara dapat memicu perang.


Dimulai dari perang yang dimulai oleh Amerika Serikat di Afganistan dan Irak, hingga perang Israel dan Palestina kita melihat strategi maupun peralatan perang semakin canggih aja. Kalau dahulu rakyat Indonesia menggunakan bambu runcing untuk melawan penjajah yang bersenjatakan senapan dan meriam, maka saat ini peralatan sudah semakin canggih. Senapan yang digunakan semakin otomatis dan bisa menembakkan ratusan peluru per detik, meriam pun bisa menjangkau lokasi yang sangat jauh. Ditambah dengan roket-roket yang diluncurkan dari kapal induk maupun pesawat tempur yang bisa menjangkau sasaran yang telah ditandai.

Jika dahulu senjata selalu identik dengan bubuk mesiu, maka sekarang roket atau rudal di tambah dengan unsur kimia yang berbahaya dapat digunakan untuk membunuh seluruh orang di area tersebut tanpa sisa. Tujuan mereka adalah bagaimana cara menghancurkan musuh dengan efektif dan efisien. Maka dari itu mereka mengembangkan senjata yang tanpa disadari merupakan senjata pemusnah massal.

Dari strategi perang pun semakin canggih walaupun masih menggunakan dasar konsep-konsep strategi perang lama. Jika dulu kita berpropaganda menggunakan radio dan surat kabar, maka sepertinya media itu semakin ketinggalan jaman. Ada media yang lebih canggih untuk menampilkan multimedia berupa gambar dan suara dengan cepat seperti televisi dan internet.

Maka dari itu tak heran Israel memposting beberapa video ke situs video terkenal seperti YouTube. Walaupun akhirnya video tersebut dihapus oleh YouTube, namun Israel tidak kehilangan akal dengan membuat situs yang dikelola sendiri. Dengan cara ini maka Israel bisa mengirimkan gambar-gambar dan informasi terbaru untuk mendapatkan dukungan dari negara lain.

Palestina pun tidak mau kalah, mereka mengerti peran media maka dari itu sniper mereka dilengkapi dengan video yang menayangkan keberhasilan mereka melumpuhkan tentara Israel. Dengan cara ini mereka bisa menyiarkan semangat maupun perjuangan mereka ke luar negeri. Walaupun agak terlambat sepertinya Liga Arab sudah memberikan respon terhadap Konflik Israel dan Palestina.

Hal-hal di atas memunculkan pertanyaan apakah semakin tinggi teknologi menunjukkan semakin tinggi peradaban manusia? Bukankah teknologi diciptakan untuk membantu kehidupan manusia, apakah teknologi juga layak digunakan untuk membunuh sesama manusia? Entah sampai mana manusia akan menguji batas kemampuan mereka di dunia ini. Hingga saatnya itu manusia tidak akan menemukan apa pun, bukankah semua manusia adalah sama? Hanya perbedaan kecil yang tidak berarti seperti ada yang hidungnya lebih mancung, ada yang matanya lebih sipit atau kulitnya lebih legam.

Tidak bisa terbayangkan bagaimana rakyat Palestina bisa tidur nyenyak setiap harinya jika selalu dibombardir seperti itu. Terlebih anak-anak yang tidak bisa menikmati masa kanak-kanak yang bahagia yang bisa mendukung perkembangan mentalnya. Sepertinya perang selalu harus mengorbankan sisi kemanusiaan.

Perang sepertinya merupakan tontonan menarik bagi sebagian orang. Seperti ditayangkan di televisi, beberapa orang menonton pertempuran di Jalur Gaza seperti sedang berpiknik saja lengkap dengan teropong jarak jauh dan komentar seperti menonton pertandingan sepakbola. Apakah mereka tidak sadar sedang bersenang-senang di atas penderitaan orang lain?

Semoga artikel ini menggugah orang-orang yang bersimpati dengan perdamaian untuk selalu mengingat nilai hidup manusia yang sangat berharga ini. Hidup yang lebih berharga diisi dengan perdamaian dan kasih sayang daripada saling mencaci maki maupun membunuh antar sesama manusia.
Read More......